Wakil Bupati Kubar H Nanang Andriani, memberikan pidato pada pelantikan pengurus APINDO Kubar.Wakil Bupati Kubar H Nanang Andriani, memberikan pidato pada pelantikan pengurus APINDO Kubar.

APINDOKALTIM.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) meminta kepengurusan baru Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kubar Nanang Andriani saat menghadiri pelantikan pengurus DPK APINDO Kutai Barat periode 2026-2031, Selasa (15/9/2026) .

Nanang mengatakan peran pengusaha tidak sebatas mengejar pertumbuhan bisnis. Dunia usaha juga diharapkan meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Apindo diharapkan mampu menjadi jembatan yang kokoh dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” ujar Nanang.

Dalam kesempatan tersebut, ia menitipkan empat agenda utama kepada kepengurusan APINDO Kutai Barat.

1. Perkuat Sinergi Tripartit

Agenda pertama adalah memperkuat sinergi tripartit melalui komunikasi dan dialog konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Menurut Nanang, hubungan yang terbuka antarpihak penting untuk menjaga iklim investasi sekaligus mencegah persoalan ketenagakerjaan berkembang menjadi konflik sosial.

Karena itu, APINDO diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang mempertemukan kepentingan dunia usaha, pekerja, dan pemerintah secara proporsional.

2. Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Agenda kedua berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja lokal. Nanang meminta perusahaan yang beroperasi di Kubar memberikan ruang lebih luas kepada masyarakat setempat.

Kebijakan tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan kompetensi agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri.

“Tenaga kerja lokal harus mendapatkan prioritas dan ruang yang luas, termasuk melalui peningkatan kompetensi,” tegasnya.

3. Dorong UMKM Naik Kelas

Pesan ketiga adalah memperluas peran APINDO dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Nanang berharap organisasi pengusaha tidak hanya berfokus pada perusahaan berskala besar, tetapi ikut membina pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dan masuk ke dalam rantai ekonomi yang lebih luas.

Menurutnya, penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam membangun struktur ekonomi Kubar yang lebih mandiri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sektor komoditas.

4. Dunia Usaha Ikut Bangun Daerah

Agenda keempat adalah meningkatkan keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan Kutai Barat.

Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui inovasi usaha yang berkelanjutan hingga upaya menjaga daya beli masyarakat.

Nanang menegaskan Pemkab Kutai Barat berkomitmen menciptakan iklim usaha yang mendukung investasi, termasuk melalui kemudahan regulasi dan perizinan.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen penuh untuk terus mempermudah regulasi perizinan dan mendukung iklim investasi. Namun, komitmen ini membutuhkan komitmen timbal balik dari para pengusaha untuk senantiasa berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tanaa Purai Ngeriman,” katanya.

Empat agenda tersebut menjadi pesan pemerintah daerah kepada kepengurusan baru APINDO Kutai Barat agar organisasi pengusaha dapat mengambil peran lebih besar dalam memperkuat perekonomian daerah, menciptakan kesempatan kerja, serta membangun hubungan industrial yang kondusif.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *