APINDOKALTIM.COM – Ketua organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan, Noval Asfihani, BBA mengatakan, dirinya siap merangkul semua kalangan eksternal dan internal Kadin dalam menyiapkan sejumlah program strategis Kadin kedepan.
Noval terpilih menjadi Ketua Kadin Balikpapan dalam rapat pleno kepengurusan pergantian antar waktu (PAW) Ketua Kadin Kota Balikpapan di Hotel Platinum 1 September 2025. Dia menjadi ketua, karena Ketua Kadin sebelumnya, H. Yaser Arafat meninggal dunia karena sakit beberapa waktu lalu.
Salah satu program prioritas yang akan digelar adalah agenda kegiatan coffee morning Kadin bersama Wali Kota Balikpapan dan kalangan stakeholders lainnya. “Karena di era kepengurusan Kadin sebelumnya, kegiatan coffee morning rutin digelar dan menjadi salah satu andalan program Kadin dalam menjembatani kepentingan pelaku usaha di Balikpapan,” kata Noval Asfihani BBA yang hadir sebagai tamu khusus Program Apindo Kaltim Channel, Sabtu 20 September 2025.
Ia mengungkapkan, pandemi covid 19 yang terjadi sejak 2019 yang berlangsung tiga tahun dan kondisi kesehatan ketua sebelumnya, H. Yaser Arafat yang sempat sakit cukup lama, membuat berbagai kendala dalam aplikasi program kegiatan Kadin. Sehingga komunikasi Kadin dengan Wali Kota, asosiasi setempat dan mitra strategis stakeholders, sedikit terkendala.
“Saat ini, kami ingin segera mengembalikan komunikasi yang sempat hilang dan belum lama pengurus Kadin juga sudah beraudiensi dengan Wali Kota H. Rahmad Mas’ud, SE, ME, di balaikota” ujarnya.
Di hadapan wali kota, Noval dan jajaran pengurus Kadin Balikpapan menyampaikan sejumlah hal terkait perkembangan maupun program Kadin ke depan. “Respon wali kota positif dan berpesan agar Kadin ikut berperan menjaga kondusifnya Kota Balikpapan, karena menjadi salah satu syarat masuknya investasi ke Balikpapan,”ucapnya.
Masa bhakti kepengurusan Kadin yang tersisa sekira 7 bulan kedepan atau hingga April tahun 2026, disebut Noval membuat pihaknya langsung bergerak cepat. Intinya, dia ingin segera mengembalikan “marwah” Kadin sebagai payung organisasi dunia usaha sesuai UU No. 1 tahun 1987 tentang Kadin di kalangan dunia usaha dan stakeholders.
Kadin sebagai wadah bagi para pelaku usaha dan asosiasi pengusaha, dinilainya tetap menjadi fasilitator untuk saling tukar gagasan, komunikasi dan ide-ide pengembangan dunia usaha. “Makanya, agenda coffee morning juga prioritas, karena para senior-senior di Kadin dulu selalu menjadikan ajang cofffe morning untuk saling berbagi informasi dan komunikasi, termasuk dengan mitra strategis stakeholders,” tutur dia.
Terkait perkembangan pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara, Noval menilai, sebagai kota penopang IKN, tentu Balikpapan dan Kadin tetap menyambut baik kelanjutan pembangunan IKN.
Kadin disebutnya juga ingin bersilaturahim dengan Badan Otorita Pengelola IKN Nusantara, sehingga pelaku usaha Balikpapan juga dapat informasi yang update terkait pembangunan IKN.
Dunia usaha di Balikpapan, lanjut Noval, masih punya banyak peluang dalam mengawal Pembangunan IKN. Salah satunya di bisnis sandang pangan, karena banyak pendatang masuk ke Kaltim utamanya Balikpapan. “Jelas kebutuhan sandang pangan akan bertambah dan ini peluang bagi pengusaha lokal,” katanya,
Jika mengacu dengan Kadin pusat, sebut dia, ada program yang bagus, yakni “Four Peak Win”, dimana Kadin membantu pemerintah dengan 4 program percepatan. Yakni, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Klinik Gotong Royong (pelayanan kesehatan), renovasi rumah tak layak huni (pembangunan rumah murah), serta pekerja migran.
Selain itu, peluang di sektor properti (perumahan), jasa hotel dan restoran serta UMKM, dinilainya juga terbuka peluang dengan adanya IKN Nusantara. “Keberlanjutan IKN Nusantara memang sangat kami harapkan, sehingga pengusaha lokal Balikpapan tidak sekadar jadi penonton,” tukasnya.
Secara pribadi, Noval mengakui melanjutkan pencapaian bisnis keluarganya di bidang kontraktor sipil, alat berat, perkapalan hingga kafe dan restoran, termasuk melanjutkan tongkat kepemimpinan Kadin Balikpapan sisa 7 bulan, yang diagendakan akan menghelat musyawarah kota (muskot) pada April 2026 mendatang.
Apakah dia akan maju sebagai kandidat calon ketua Kadin kedepan? Menurut Noval, sepanjang ada dukungan dan amanah pengurus, jika ada jalannya, dia tetap akan melanjutkan proses pencalonan dirinya ke depan. “Yang pasti, kepengurusan kombinasi senior dan junior di Kadin Balikpapan, tetap akan kami lanjutkan,” ungkapnya.(*)
Penulis /Editor : Rudi R.Masykur
