Wakil Ketua APINDO Kalimantan Timur, Reza Fadhillah Dja'far

APINDOKALTIM.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Timur menegaskan pentingnya penyelarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk mendukung transformasi ekonomi hijau di Kalimantan Timur.

Komitmen tersebut disampaikan melalui partisipasi Wakil Ketua APINDO Kalimantan Timur, Reza Fadhillah Dja’far, sebagai narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Strategi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (Strada Vokasi) untuk Mendukung Ekonomi Hijau di Kalimantan Timur, yang berlangsung di Hotel Ibis Samarinda, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV) ini mendapat dukungan dari Proyek GESIT (Bappenas-GIZ), Article 33, dan Yayasan BUMI.

FGD menjadi langkah awal penyusunan dokumen Strada Vokasi sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi.

Dalam paparannya, Reza Fadhillah menekankan bahwa dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi, tuntutan keberlanjutan, dan kebutuhan industri masa depan.

“Transformasi ekonomi menuju industri yang lebih hijau membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Karena itu, penyusunan Strada Vokasi harus benar-benar melibatkan dunia usaha agar terjadi keselarasan antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan industri,” ujar Reza.

Menurutnya, tantangan utama yang masih dihadapi adalah adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan riil perusahaan. Kondisi tersebut mengakibatkan masih tingginya biaya pelatihan tambahan yang harus diberikan perusahaan kepada tenaga kerja baru.

APINDO Kaltim memandang penyusunan Strada Vokasi sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, dan mitra pembangunan dalam menyiapkan talenta unggul yang mampu mendukung pembangunan Kalimantan Timur, termasuk keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selain membahas kondisi ketenagakerjaan terkini, FGD juga mengidentifikasi potensi daerah dan melakukan analisis kesenjangan keterampilan (skills gap analysis) yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sektor-sektor prioritas dan penciptaan lapangan kerja hijau (green jobs).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Strada Vokasi diharapkan mampu menjadi panduan dalam mengatasi persoalan ketidaksesuaian (mismatch) antara kurikulum pendidikan vokasi dan kebutuhan pasar kerja.

“Strategi dan rencana aksi yang disusun harus dapat diimplementasikan dalam jangka pendek serta membantu sekolah-sekolah vokasi bertransformasi sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

FGD dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, asosiasi pengusaha, serikat pekerja, hingga mitra pembangunan internasional.

Selain APINDO Kaltim, narasumber berasal dari KADIN Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur.

APINDO Kaltim menyambut baik penyusunan Strada Vokasi dan berharap dokumen tersebut mampu menghasilkan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika industri, memperkuat daya saing tenaga kerja daerah, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.

Proses penyusunan Strada Vokasi akan dilanjutkan melalui FGD II untuk perumusan visi dan misi serta FGD III untuk validasi dokumen pada Juli–Agustus 2026. Selanjutnya, dokumen tersebut direncanakan ditetapkan melalui Peraturan Gubernur dan menjadi pedoman pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi di Kalimantan Timur.***

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *