APINDOKALTIM.COM – Sebuah kawasan pemakanan modern dan terpadu kini dibuka di Balikpapan. Bisnis baru yang menawarkan konsep pemakanan terpadu ini, dibuka di daerah Lamaru Balikpapan Timur, di atas lahan seluas 10 hektare.
Menurut Asdar Assalam, pimpinan PT. Bumi Mulia Selaras, untuk pemakanan modern terpadu, bisa disebut yang kali pertama ada di Balikpapan. “Konsep pemakaman terpadu sudah jadi tren dan kebutuhan Masyarakat perkotaan, khususnya di kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Tanggerang, Surabaya dan lainnya. Di Kaltim, memang baru ada beberapa di Samarinda, tapi di Balikpapan, in shaa Allah baru kami yang membukanya,” kata Asdar Assalam saat menjadi narasumber di Program Program Podcast Apindo Kaltim Channel, Kamis 31 Juli 2025.
Asdar yang sebelumnya sukses di bisnis jasa TV kabel dan stasiun TV Beruang Madu ini mengungkapkan, dia melakukan riset cukup lama, hingga akhirnya memutuskan membuka bisnis baru, pemakaman modern dan terpadu ini.
“Kami menamai kawasan itu sebagai Pemakaman Modern Al – Baqi As Salam Memorial Park,” ujar Asdar.
Saat ini, terang dia, proses land clearing dan penataan lahan terus dilakukan pihaknya. Di saat yang sama, proses perizinan juga dilakukan ke sejumlah instansi terkait. Tentu, tegasnya, membuka pemakaman modern di Lamaru – Balikpapan Timur, juga sesuai dengan ketentuan tata ruang yang diatur oleh pemerintah kota.
Selain untuk warga muslim di Balikpapan, kawasan ini nantinya juga disiapkan untuk warga dari agama lain, seperti Kristen, Hindu dan Budha. Tentu, penataannya akan diatur sedemikian rupa, dengan gate atau pintu gerbang berbeda.
SISTEM DIGITALISASI
Pemakanan terpadu yang dibuat serba modern ini, dikatakan Asdar juga dilengkapi system digital, yang bisa dipesan Masyarakat melalui platform media digital yang sudah disiapkan. Misalnya, masyarakat yang berminat, dapat memesan kavling via ponsel dan dengan teknologi GPS, bisa langsung tahu dimana persisnya Lokasi kavling yang dipilih. “Kami juga menyiapkan semua proses kemudahan yang membantu masyarakat, mulai saat pengurusan jenazah, pemakaman hingga ke lokasi dan petugas rohani yang akan membimbing pembacaan doa. Misalnya, proses fardu kifayah hingga pembacaan tahlil dan talqin,” tuturnya.
Keluarga yang meninggal dunia, juga dibuat nyaman dengan proses pemakanan, termasuk armada ambulance dan lainnya. Selain itu, jaminan perawatan makam, sehingga keluarga yang masih hidup, juga akan merasa nyaman, karena makam keluarga yang dimakamkan di Lokasi Al-Baqi, sudah ditata rapi, dijamin bebas longsor dan banjir.
Asdar mengaku, bisnis jasa pemakaman modern terpadu yang dirilisnya ini, akan menjadi opsi baru bagi warga Balikpapan. Apalagi, kebutuhan akan modern saat ini juga krusial, karena tempat pemakaman umum (TPU) yang ada di Balikpapan, makin padat dan sudah ada yang ditutup untuk warga yang baru meninggal. “Pemkot Balikpapan memang sudah menyiapkan kawasan pemakaman terpadu di Km 15. Namun, seiring perkembang masyarakat dan jumlah warga yang terus bertambah, maka kebutuhan untuk Lokasi makam yang ideal juga mendesak,” ujarnya.
Lagipula dari sekira hampir 1 juta penduduk Balikpapan saat ini, setiap bulannya juga ada yang lahir dan meninggal dunia. Saat meninggal itu, umumnya keluarga seringkali bingung mencari Lokasi lahan pemakaman yang cocok dan ideal. “Kami hadir menawarkan opsi dengan konsep pemakaman modern dan terpadu, yang pertama dibuka di Kota Beriman,” ucapnya.
Karena pemakaman ini sebagai jasa yang terintegrasi atau terpadu, tentu ada biaya yang mesti dikeluarkan. “Kami memang belum mengumumkan secara resmi berapa yang wajib dibayar saat masyarakat memilih kavling di Lokasi Al-Baqi. Namun, kami jamin jauh lebih murah dan kompetitif harganya dibandingkan pemakaman sejenis yang ada di Samarinda dan kota besar lainnya di Jawa,” tutup Asdar.(*)
Penulis /Editor : Rudi R.Masykur
