APINDOKALTIM.COM – Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia Kalimantan Timur (DPP APINDO Kaltim) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja dan Konferensi Provinsi (Rakerkonprov) 2026. Agenda tahunan organisasi pengusaha tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Juli 2026.
Kepastian jadwal itu disepakati dalam rapat pengurus DPP APINDO Kaltim yang dipimpin Ketua DPP APINDO Kaltim, Dr. Abriantinus, SH, MA, bersama Sekretaris H. Soegianto dan Bendahara Herjhon Song Hadinata. Rapat tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan DPP APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo.
Selain menetapkan tanggal pelaksanaan, forum rapat juga mulai mengusulkan sejumlah nama yang akan duduk dalam kepanitiaan Rakerkonprov 2026. Pembentukan panitia dinilai penting agar seluruh tahapan persiapan berjalan efektif dan tepat waktu.
Ketua DPP APINDO Kaltim, Abriantinus, menegaskan Rakerkonprov merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang wajib diselenggarakan setiap tahun.
“Rakerkonprov ini adalah sarana konsolidasi internal, sekaligus evaluasi terhadap program kerja yang telah berjalan serta penetapan program kerja untuk satu tahun ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika dunia usaha yang terus berkembang, khususnya di Kalimantan Timur yang saat ini menjadi kawasan strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu, Sekretaris DPP APINDO Kaltim, H. Soegianto, menjelaskan peserta Rakerkonprov 2026 berasal dari unsur pengurus dan anggota DPP APINDO Kaltim. Selain itu, para Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) dan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPKab) se-Kalimantan Timur juga akan dilibatkan.
“Peserta terdiri dari pengurus dan anggota DPP APINDO Kaltim, ditambah para ketua DPK dan DPKab se-Kaltim. Kami ingin memastikan seluruh struktur organisasi terlibat aktif dalam pembahasan program kerja,” katanya.
Ketua Dewan Pertimbangan DPP APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo, menambahkan Rakerkonprov bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis bagi anggota dan pengurus untuk membahas isu-isu terkini di bidang investasi dan ketenagakerjaan.
Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan dunia usaha perlu dicermati bersama agar pelaku usaha di Kaltim dapat merespons secara tepat dan terukur.
“Ini menjadi kesempatan penting untuk menyatukan pandangan terkait kebijakan investasi, ketenagakerjaan, dan regulasi lain yang berdampak langsung pada dunia usaha,” ujarnya.
Dengan penetapan jadwal lebih awal, DPP APINDO Kaltim berharap Rakerkonprov 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan rekomendasi konkret guna memperkuat iklim usaha dan daya saing daerah. (*)

