APINDOKALTIM.COM – Memulai usaha dari industri rumahan dan hanya melayani pesanan dari momen atau even tertentu hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, namun siapa sangka produk ibu rumah tangga dari Forum UMKM Balikpapan Kota ini, justru melejit dan diminati konsumen.
Sejak tahun 2023, Sulistiowati, owner “Cemielan Sheza” ini, mulai meningkatkan kapasitas dan tampilan kemasan produknya. “Saya memulai usaha sejak tahun 2018 dan sebelum tahun 2023 lebih banyak memproduksi cemilan di momen tertentu saja. Namun, sejak bergabung menjadi anggota forum UMKM dan mengikuti sejumlah pelatihan dari Dinas Koperasi dan UMKM, alhamdulillah mampu membuat produk yang lebih baik, dengan kemasan bagus,” kata Sulistiowati yang hadir sebagai narasumber di Podcast Apindo Kaltim Channel, Rabu 3 September 2025.
Cemielan Sheza disebutnya punya produk andalan berlabel “Pastel Abon”, yang perizinannya sudah lengkap dan dijamin kehalalan dan higienitasnya. Adapula produk cemilan cimi-cimi dengan berbagai varian rasa, seperti original, dan daun sop, keju dan balado.
Sebagai pelaku UMKM, Sulistiowati menyebut pihaknya memang perlu support lebih jauh untuk meningkatan kualitas kemasan dan pemasaran atau marketing produk digital.
Cemielan Sheza dikatakannya, saat ini sudah banyak ditempatkan di sejumlah tempat. Seperti Pusat Oleh-oleh Jenebora, Yova Supermarket, Hotel Gran Senyiur, Novotel Hotel Royal Suite dan Bandara Internasional Sepinggan. “Kami juga sering diajak untuk pameran UMKM di Samarinda dan sejumlah kota lain,” tuturnya.
Kendala UMKM saat ini disebutnya antaralain keterbatasan peralatan untuk produksi dan kemasan, yang seringkali menambah biaya produksi, jika pesanan makin banyak. “Kalau perizinan, mulai label halal, P.Irt dan HAKI sudah ada dan banyak dibantu oleh Dinas Koperasi dan UMKM Balikpapan,” ungkapnya,
Dia juga berharap, produk UMKM nya juga bisa dilibatkan dalam pemasaran di kantor-kantor swasta dan perusahaan tambang dan migas yang ada di Balikpapan.
“Info yang kami dapat, sebagian pelaku UMKM di Balikpapan sudah menjadi binaan perusahaan swasta dan produknya juga diberi ruang untuk dipamerkan di outlet khusus, termasuk dipesan jika ada even di perusahaan tadi. Semoga kami juga diberi kesempatan yang sama,” sebutnya.
Ia juga berharap, produk cemilan Sheza bisa lebih dikenal luas masyarakat di Kaltim khususnya Balikpapan. “Obsesi kami, cemilan Balikpapan juga bisa bergaung di level nasional dan bisa masuk pasar ekspor kedepannya,” tutup dia.(*)
Penulis / Editor : Rudi R. Masykur
