Geliat UMKM, Me-Restart Paradigma (Bag.13)

APINDOKALTIM.COM – Kejadian pandemi covid – 19 di than 2020, membawa hikmah besar bagi Ratna Sari, pelaku UMKM yang bergabung di Forum UMKM Balikpapan Timur. Pada saat sebagian besar warga kali itu diminta banyak berdiam diri di rumah dan mengisolasi mandiri, Ratna justru mampu menemukan ide terbaik untuk berjualan.

Dari melayani dari rumah ke rumah di masa pandemi, usaha Etam Makbubur dikatakan Ratna kini makin berkembang dan disukai banyak kalangan. Aneka produk makanan khas bubur yang diberi label “Etam Makbubur “ ini, dikelola Ratna yang tinggal di Perumahan Bukit Batakan Permai 3 Blok E 11 Nomor 15 Manggar

Ia mengungkapkan, sejak saat pandemi itu dia memang langsung memutuskan menekuni usaha bubur, dengan lebih 10 jenis atau varian. Antaralain, bubur candi ubi, singkong Thailand, bubur ganefo berbahan singkong. Adapula bubur kacang ijo, bubur gunting dan bubur balsam yang diproduksi tiap hari dan mampu menambah penghasilan ekonomi keluarga.

 “Yang kami buat, umumnya produk bubur yang disukai masyarakat, dengan harga murah meriah hanya Rp 10 ribu per cup,” tuturnya Ratna yang mengaku dari hasil jualan bubur ini, dia dapat membeli kendaraan sepeda motor dan rumah.

Beragam produk Etam Makbubur sudah dipasarkan di sejumlah tempat, mulai kantor instansi pemerintah, perusahaan swasta dan lainnya. “Kami juga sering ikut kegiatan bazar dan pameran UMKM di Balikpapan, selain menitipkan produk bubur ini di toko dan warung yang ada di Balikpapan,” ucapnya.

Ratna yang mengaku menemukan inovasi dan kreasi sendiri atas beragam produk bubur buatannya, biasa memproduksi 50 – 60 cup. Jumlahnya bisa bertambah, jika dia mengikuti event bazar dan lainnya.

Ratna juga menyebut, bersama sejumlah pelaku UMKM lainnya juga punya outlet khusus berjualan di The Plaza Balikpapan (BTC), selain banyak menerima orderan dari kantor instansi pemerintah di Pemkot Balikpapan dan perusahaan swasta.(*)

Penulis / Editor : Rudi R. Masykur

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *