Geliat UMKM, Me-Restart Paradigma (Bag.20)

APINDOKALTIM.COM – Bisnis UMKM tidak selalu berkutat pada produk makanan dan keterampilan (kriya). Ini, ditunjukkan Nenden Hefiyani dan Andrik Suseno, owner Rumah Sehat Assalam, yang hadir sebagai tamu dalam program Podcat Apindo Kaltim Channel, Rabu 1 Oktober 2025.

Menurut Nenden, dia sudah merintis usaha Rumah Sehat Assalam sejak tahun 2008. Jasa utamanya adalah pelayanan penyehat tradisional, dengan jasa pijat acupressure, regleksi, pijat tradisional dan bekam. “Kami membuka usaha di kawasan Km 1 Jalan Soekarno – Hatta, memiliki perizinan lengkap,” ujarnya.

Andrik Suseno menambahkan, untuk menjalani bisnis jasa seperti ini tidak semua orang mampu melakukannnya. Karena ada tahapan pelatihan yang bersertifikat nasional dan uji kompetensi. Setelah itu wajib juga menjadi anggota PBI – Perkumpulan Bekam Indonesia,” kata Andrik yang juga Ketua PBI Kota Balikpapan.

Ia  menyebut, selain rekomendasi dari oganisasi dan dinas kesehatan, seseorang yang ingin terjun di bisnis jasa bekam dan pijat semacam ini, tidak hanya wajib mengikuti pelatihan khusus selama dua tahap dan pembinaan dari PBI, tapi juga wajib faham tentang limbah medis yang timbul usai melakukan pengobatan. “Karena yang ditangani kesehatan manusia, baik yang melakukan terapi maupun yang dilayani, juga mesti faham tentang aspek medis dan kesehatannya,” terang dia.

PBI Balikpapan disebutnya beranggotakan sekira 300-an orang yang sebagian besar sudah bersertifikat kompetensi. “Di Rumah Sehat Assalam, kami melayani jasa kesehatan untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita, termasuk anak-anak dan bayi,” ujar Nenden.

Sementara Nenden yang juga Ketua Perkumpulan Pijat Acupressure Balikpapan mengungkapkan, pijat acupressure sedikit berbeda dengan pijak tradisional, karena dilakukan di sejumlah titik akupuntur dengan teknik pijatan di seluruh tubuh pasien. “Kami juga tidak langsung menangani pasien atau tamu yang datang, tapi melakukan cek atau analisa medis atau diagnosa terlebih dulu,” ujarnya .

Selain bekam, refleksi dan pijat tradisional, mereka juga menawarkan beragam jasa lainnya, seperti bekam sinergi, akupuntur wajah, pijat balita dan anak berkebutuhan khusus. “Yang jelas, rumah sehat yang terdaftar di Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, jumlahnya memang belum banyak. Karena membuka tempat seperti ini, selain sudah dapat izin dan mengantongi rekomendasi, maka tenaga yang melayani pasien juga mesti bersertifikasi dan bergabung di organisasi,” ucap Nenden dan suami yang juga bertindak sebagai asesor untuk uji kompetensi bekam dan pijat, yang mengantongi sertifikat dari Kementerian Pendidikan.

Sejak 2008 lanjut Nenden, dia bolak – balik ke Bandung Jawa Barat untuk mengikuti pelatihan khusus di bidang ini, hinga mengantongi sertifikat asesor dan terinspirasi membuka tempat khusus yang dinamai Rumah Sehat Assalam. “Pelatihan di tempat kami sudah dibuka sejak tahun 2015. Jadi, bagi warga Kaltim khususnya Balikpapan yang ingin belajar khusus teknik bekam dan pijat, silahkan datang ke tempat kami, baik sebagai terapis maupun menjadi pelatih dan asesor” paparnya.

Kedepan pasangan suami isteri ini berharap bisa membuka cabang di luar Balikpapan, seperti di Sangatta Kutim dan dan daerah lain di Kaltim. “Yang mesti diingat, belajar terapi dan teknik bekam dan pijat saat ini bisa didapat dengan mudah dimana saja, termasuk di media sosial. Namun, jika ilmunya tidak diberikan secara langsung oleh  tenaga professional,  maka perlu menjadi perhatian bagi semua orang yang ingin menekuni bisnis semacam ini. Alhamdulillah, kami selalu siap dan terbuka menerima Masyarakat yang ingin belajar secara langsung di Rumah Sehat Assalam,” pungkasnya.(*)

Penulis / Editor : Rudi R. Masykur

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *