MERIAH : Sejumlah member atau anggota baru (perusahaan) yang ikut hadir di acara perayaan hari jadi ke-74 tahun Apindo yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, belum lama ini.

APINDOKALTIM.COM – Member atau keanggotaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim dibawah kepemimpinan Dr. Abriantinus, SH, MH menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025 – 2026.

Data dari staf sekretariat DPP APINDO Kaltim menyebutkan, hingga saat ini ada sebanyak 72 perusahaan di Kaltim yang tercatat sebagai member atau anggota.

Member Perusahaan ini, bergerak di berbagai sektor usaha. Mulai pertambangan migas, penyedia tenaga kerja, konstruksi, manufaktur, Perkebunan kelapa sawit, katering – facility service dan guard service hingga jasa pengangkutan, pengadaan alat berat dan suku cadan, serta organisasi pengusaha. Ada pula member yang melayani perdagangan mobil – motor dan sparepart, industri galangan kapal dan perahu, jasa angkutan sungai dan laut, serta percetakan umum dan penerbitan.

Dari jumlah itu, ada tiga member perusahaan baru yang bergabung. Yakni, PT. Diesel Utama Mineral, PT. Shield on Service, Tbk Alsok dan PT. Fluid Service Solution.

Sementara ada 10 perusahaan atau member lama, tercatat aktif kembali yang sebagian besar bergerak di sektor jasa dan manufaktur.

“Data yang ada menunjukkan bahwa Apindo sebagai organisasi dunia usaha di Kaltim tetap menjadi primdona kawan-kawan pengusaha. Tentu, hal ini membuat kami makin bergairah dalam mengawal kepentingan dunia usaha di Kaltim,” kata Ketua DPP Apindo Kaltim, Dr. Abriantinus, SH, MH saat perayaan Hut ke-74 Apindo di Hotel Platinum Balikpapan, 2 Februari 2026.

Yang dikawal bukan hanya perusahaan saja sebagai member, tapi juga ribuan pegawai yang bekerja di perusahaan tadi. Sebagai gambaran, perusahaan yang bergerak di sektor tambang dan perkebunan sawit, memiliki ribuan karyawan. Sementara perusahaan yang bergerak di jasa katering, service dan secutiry, mempekerjakan ratusan hingga ribuan karyawan.

“Apindo tidak hanya berperan besar dalam membangun harmonisnya hubungan industrial, tapi juga di sektor investasi, infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kaltim. Bagaimana strategi Apindo membangun harmonisnya hubungan di kelembagaan tripartit, termasuk upaya dalam mendatangkan investasi hingga mengawal program UMKM Naik Kelas, adalah sejumlah hal yang kami lakukan dalam membersamai pembangunan di Kalimantan Timur,” kata Abriantinus.

Selama 74 tahun kiprah Apindo di tanah air termasuk di Kaltim, lanjut dia, organisasi ini mengalami pasang surut dan terus berkembang hingga saat ini.

Ada banyak hal yang membuat Apindo itu kuat, solid dan militan. Selain tidak interes ke politik, Apindo juga dijalankan pengurus yang punya komitmen tinggi dalam membela kepentingan pengusaha dan kesehjateraan pekerja.

“Jika selama ini selalu terjadi konflik terkait hubungan pengusaha dengan pekerja yang diwakili serikat pekerja dan serikat buruh. Namun, APINDO kini mampu menjalin hubungan yang harmonis, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur.

Berkat solidnya pengurus dan dukungan semua pihak,  APINDO mampu menciptakan situasi kondusif hubungan industrial di Kaltim,” paparnya.

HUBUNGAN STAKEHOLDERS

Guna memperkuat keberadaan Apindo sebagai organisasi dunia usaha di Kaltim, DPP APINDO Kaltim lanjut Abriantinus, juga aan melakukan serangkaian program silaturahim ke sejumlah stakeholders instansi pemerintah dan swasta.

“Sejak kepengurusan kami dilantik setahun lalu, karena kesibukkan pengurus, program silaturahim dan audiensi ke sejumlah instansi pemerintah dan swasta, memang belum semuanya dapat dilakukan. Karenanya, dalam waktu dekat hal ini akan kami laksanakan secepatnya, minimal usai lebaran Idul Fitri mendatang,” ucap dia.

Silaturahim ke Gubernur Kaltim dan Ketua DPRD Kaltim, termasuk Pangdam VI Mulawarman dan Kapolda Kaltim, hingga ke jajaran Ketua Serikat Buruh dan Pekerja di Kaltim, serta member atau anggota Perusahaan Apindo Kaltim, disebutnya menjadi agenda program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Memperkuat hubungan harmonis itu, kami lakukan tidak hanya bertujuan menjaga kondusifnya Kaltim, tapi sekaligus ikut mengawal kepentingan dunia usaha dan pekerja dimana Apindo terlibat dalam proses perjalanannya,” tutup Abriantinus.(*)

Penulis/Editor : Rudi R. Masykur

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *