Pelaksanaan tes swab gratis untuk pekerja di Panacea Klinik Balikpapan Baru, Selasa , 24 November 2020 disambut antusias

 APINDOKALTIM.COM – Sebanyak 350 pekerja mengikuti tes swab gratis yang dilaksanakan Kementerian Ketenagakerjaan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja bekerjasama dengan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim,Selasa (24 November 2020).

Tes untuk mendeteksi infeksi virus corona penyebab covid-19 menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction), atau biasa disebut dengan Tes Swab, dengan pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung untuk menentukan diagnose Covid – 19 ini, berlangsung lancar di tengah suasana hujan deras sejak pagi hari.

“Alhamdulillah, tes swab diikuti dengan antusias ratusa pekerja. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah lewat Kemenaker dan Apindo, agar pekerja tetap sehat  dan produktif, dengan tetap memprioritaskan protocol kesehatan di lingkungan kerja,” kata Ketua DPP Apindo Kaltim, M. Slamet Brotosiswoyo di sela kegiatan tes swab.

Apindo kata Slamet mengapresiasi langkah Kemenaker Ditjen Pembinaan dan Pengawasan K3 dalam program  ini. Mengingat, Kaltim merupakan provinsi pertama di Indonesia yang ditunjuk jadi tempat pelaksanaan tes swab pekerja untuk memutus mata rantai penyebaran virus coronan penyebab Covid – 19.  “Secara nasional, Kaltim provinsi ke-15 dari program ini. Tapi, selama ini yang dilakukan hanya sebatas rapid tes, bukan tes swab. Baru di Kaltim, Kemenaker bekerjasama dengan Apindo melaksanakan tes swab. Ini membuktikan, bahwa Kaltim mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja agar selalu sehat dan produktif,” ujarnya.

Sri Surastono, Asisten Staf Khusus Menaker Republik Indonesia yang hadir langsung di acara ini mengungkapkan, berbagai program untuk perlindungan pekerja memang telah diluncurkan pihaknya sejak pandemic Covid – 19 melanda Indonesia.

“Cukup banyak program dari Kemenaker yang sudah dirilis di Indonesia. Tes swab dan rapid tes corona, hanya satu dari banyak program kami yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Kemenaker terang dia, sebelumnya sudah meluncurkan program bantuan subsidi upah untuk pekerja, senilai Rp 600 ribu perbulan selama 4 bulan atau senilai Rp 2,4 juta perorang.

Ada pula program bantuan jaring pengaman sosial untuk wirausaha dan pada karya, dengan suntikan modal sebesar Rp 40 juta per kelompok kerja dengan anggota 20 orang.

Selain program reguler untuk tenaga kerja mandiri (TKM), Kemanaker disebutnya juga mengeluarkan kebijakan relaksasi iuran BPJS ketenagakerjaan, termasuk suntukan inkubasi bisnis dengan bantuan Rp 10 juta perorang.

Khusus untuk rapid tes dan tes swab Covid – 19, lanjut Sri Surastono, sudah diikuti sebanyak 8.470 pekerja (termasuk di Kaltim), dari target kuota 7.500 pekerja di Indonesia. “Jika melihat antusias yang besar dari kalangan pekerja mengikuti program ini, ada kemungkinan kuotanya bertambah,” tutur Sri.

Semua program yang dirlis Kemanaker, khususnya melalui Ditjen Bina K3 dipandangnya merupakan wujud kepedulian  pada kelangsungan hidup dan nasib pekerja di Indonesia. Selain ada kepastian financial dan bekerja, suntikan dana yang diberikan diharapkan mampu menciptakan wirausaha baru di kalangan pekerja dan keluarganya.

Setelah Kaltim, terang dia, kagiatan safari kemenaker melalui Ditjen Pembinaan dan Pengawasan K3 akan berlanjut ke Jogjakarta dan provinsi lain di Indonesia. “Kaltim menjadi prioritas Kemenaker, bukan hanya hubungan industrial di provinsi ini yang terbaik, tapi juga kedepan akan jadi fokus kegiatan karena agrnda pemindahan ibukota Negara atau IKN. Apindo, kami harap menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung program positif pemerintah, khususnya bersama-sama Kemenaker dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis,” pungkasnya.

Tes swab covid -19 yang dihelat di Panasea Klinik Balikpapan Baru ini, juga dihadiri Wali Kota Balikpapan HM. Rizal Effendi, SE, Kepala Disnaker Kota Balikpapan Arbain Side, serta pengurus DPP Apindo Kaltim dan Apindo Balikpapan.(*)

One thought on “Swab Kemenaker-Apindo Diikuti 350 Pekerja”
  1. APINDO Kaltim mempunyai peran penting dalam menciptakan hubungan industrial yang kondusif. Bekerjasama dengan SP/SB dan Pemerintah di Kaltim membina hubungan yang harmonis sangat bermanfaat bagi dunia usaha dan bekerja.
    Semoga situasi ini dapat terus dipertahankan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *