Ketua APINDO Kaltim, SBS, bersama Wakil Ketua, Abriantinus dan Sekretaris, H. Soegianto

APINDOKALTIM.COM – Pelaksanaan vaksinasi di Kalimantan Timur terus dilakukan untuk mengejar target 2,8 juta warga daerah ini. Untuk membantu pemerintah, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim akan menggelar vaksinasi kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Balikpapan.

Vaksinasi Polda-APINDO Kaltim akan berlangsung pada Jumat (17/9/2021). Sasaran vaksinasi kali ini kepada 3.000 peserta UMKM dan keluarganya di Balikpapan. Menurut Sekretaris APINDO Kaltim, H. Soegianto mengimbau, pelaku UMKM yang sudah terdaftar agar datang tepat waktu, dengan membawa nomor undian untuk menghindari kerumunan.

“Pelaksanaan vaksinasi akan dimulai jam 8 pagi. Untuk mencegah kerumunan, kami mengimbau peserta yang sudah mendapatkan nomor undian untuk membawa KTP dan memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Pembagian nomor urut mulai dibagikan panitia kepada kelompok masing-masing, yang diharapkan turut membantu ketertiban kegiatan. “Kepada pelaku UMKM yang mungkin belum terdaftar, tidak perlu datang, supaya tidak terjadi kerumunan,” kata Soegianto.

Sementara Ketua APINDO Kaltim, Slamet Brotosiswoyo mengungkapkan, selain vaksinasi dengan Polda Kaltim, APINDO telah mendapatkan komitmen tambahan kuota dari OJK Kaltim. “Jumlahnya cukup banyak, antara 8 ribu sampai 10 ribu, yang akan disalurkan kepada pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat umum,” ungkap SBS.

Dalam waktu dekat, Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan akan mendapatkan jatah kuota tambahan ini. Selain dua daerah itu, APINDO juga akan mendapat tambahan kuota 4 ribu vaksin bagi Kutai Kartanegara. “Kemungkinan disalurkan seminggu ke depan,” katanya.

SBS berharap kepada penanggung jawab pelaksanaan vaksinasi APINDO-OJK dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, dan bekerjasama dengan pemerintah daerah. “Karena masih ada peluang OJK akan menambah kuota untuk APINDO,” imbuh Slamet.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tinggi kepada pemerintah daerah yang sudah mendukung membanu fasilitasi pelaksanaan vaksinasi. Semoga dengan adanya vaksinasi yang kita laksanakan dapat menurunkan level PKM. Sehingga para pelaku usaha bisa melakukan usaha dengan leluasa, yang tentunya dapat berdampak pada pertumhubuhan dan kestabilan ekonomi di daerah,” pungkasnya.

 

 

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *